CARA MENGGUNAKAN MULTITESTER PDF

Nasho I am very glad to see your article. Hi to all, the contents existing at this web site are really amazing for people experience, well, keep up avometre good work fellows. Its actually remarkable post, I have got much clear idea about from this piece of writing. Your email address will not be published. I look forward to hearing from you!

Author:Sakasa Jujas
Country:Jordan
Language:English (Spanish)
Genre:History
Published (Last):28 June 2018
Pages:37
PDF File Size:12.80 Mb
ePub File Size:3.2 Mb
ISBN:957-8-92032-535-2
Downloads:5990
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Yolkis



Kriteria Multimeter Bagian-Bagian Multimeter Untuk bentuk atau bagian-bagian multimeter baik digital ataupun analog sebenarnya tak ada perbedaan yang signifikan.

Nah, untuk bagian-bagian Multimeter sendiri ialah; 1. Papan Skala Multimeter Papan skala multimeter merupakan bagian yang berfungsi untuk membaca hasil dari pengukuran.

Dan perlu diingat juga, bahwa jika akan mengukur tegangan listrik, maka posisi saklar harus benar-benar berada dalam batas ukur yang lebih tinggi dibandingkan dengan tegangan yang diukur. Sebagai contoh, jika tegangan yang akan diukur sebesar ACV, maka posisi saklar harus dalam batas ukur sebesar ACV.

Demikian pula bila ingin hendak mengukur DCV. Sekrup Pengatur Posisi Jarum Preset Multimeter Sekrup pengatur posisi jarum atau yang disebut juga dengan preset dalam multimeter, difungsikan untuk menera jarum penunjuk dalam angka nol yang berada di sebelah kiri papan skala. Dimana dalam prakteknya, kedua ujung kabel probe ini nantinya dipertemukan, serta tombol diputar agar bisa memposisikan jarum dalam posisi angka nol.

Lubang Kabel Probe Multimeter Lubang probe multimeter yakni suatu tempat yang digunakan dalam menghubungkan kabel probe pada Multimeter. Persiapan Awal Menggunakan Multimeter Agar cara menggunakan Multimeter digital tak salah, maka berikut ini hal-hal yang harus Anda persiapkan! Kabel probe multimeter yakni selalu terdiri atas warna merah dan hitam. Ketika hendak melakukan pengukuran, maka perhatikanlah apakah jarum penunjuk telah pada posisi angka nol atau belum.

Sebelum melakukan pengukuran kuat arus, pastikan ketahui dulu berapa perkiraan besarnya kuat arus yang mengalir. Pastikan juga berhati-hatilah bila hendak mengukur tegangan listrik sampai sebesar ACV bila akan dihitung menggunakan multimeter. Misalnya, bila anda ingin mengukur 6 Volt, putar saklar selektor ke 12 Volt Multimeter Analog.

Jika anda tidak mengetahui tegangan pasti yang akan anda ukur, sebaiknya pilih saklar selektor ke arah tegangan yang lebih tinggi agar tidak terjadi kerusakan. Hubungkan kabel probe ke terminal tegangan yang ingin anda ukur. Pastikan penggunaan kedua probe ini tidak terbalik. Lihat hasil pengukuran di Display Multimeter. Sebagai contoh, tegangan AC dirumah anda berkisar Volt, anda bisa mengatur saklar ke arah selektro ke Volt Multimeter Analog.

Namun bila anda tidak mengetahui tinggi tegangan yang diukur, maka sebaiknya pilih saklar tegangan yang tinggi untuk menghindari adanya kerusakan. Hubungkan kabel probe ke terminal tegangan yang akan diukur. Cara Mengukur Arus Listrik Ampere teknikelektronika. Misalnya , bila arus yang akan diukur sebesar mA, maka putar selektor ke mA 0,3A.

Pastikan ketika pengukuran arus tidak melebihi skala yang dipilih. Arus yang terlalu besar dari skala bisa menyebabkan sekering Multimeter putus.

Putuskan jalur catu daya yang tersambung dengan beban. Sambungkan kabel probe ke terminal jalur yang kita putuskan tersebut. Cara Mengukur Resistor Ohm teknikelektronika. Pilihlah skala sesuai dengan perkiraan tegangan Ohm yang akan diukur. Hubungkan kabel probe ke komponen resistor, disini tidak ada polaritas sehingga pemasangan kabel terbalik tidak masalah. Lihat hasil yang ada pada Display. Khusus untuk multimeter analog diperlukan pengalian dengan Setting di langkah ke Cara Menggunakan Multimeter Digital Untuk menemukan hasil ukur yang sesuai, tentu cara menggunakan Multimeter digital harus sesuai dengan panduan.

Adapun hal-hal yang harus Anda perhatikan yakni sebagai berikut. Dimana untuk batas ukur dalam range 0,25 sendiri, kuat arus yang bisa diukur ialah berkisar antara 0 — 0,25 mA. Sedangkan pada batas ukur range 25, maka kuat arus yang bisa diukur kisaran 0 — 25 mA. Dan pada batas ukur range , maka kuat arus yang bisa diukur dalam kisaran dari 0 — mA. Dimana dalam batas ukur range 10, artinya tegangan maksimal yang bisa diukur ialah 10 Volt. Sedangkan batas ukur range 50, artinya tegangan maksimal yang bisa diukur ialah 50 Volt, dan seterusnya sesuai dengan angkanya.

Sehingga dengan kondisi kapasitas daya dalam baterai multimeter pun juga harus diperhatikan. Sedangkan fungsi tambahannya yakni sebagai penguji atau tester dalam transistor guna menentukan suatu hfe transistor atau kemampuan transistor dalam menguatkan arus listrik yang searah hingga beberapa kali , kapasitas kapasitor serta penguji dioda pada hubungannya menggunakan pekerjaan perbaikan atau pemasangan alat-alat elektronik.

Simbol-simbol dalam Multimeter juga harus diperhatikan, dimana secara teoritis, agar mempermudah bagaimana pengukuran tegangan atau Voltmeter, pembelajaran, pengukur kuat arus yang disebut dengan Ampere-meter, serta pengukur nilai tahanan atau resistance yang disebut dengan Ohm-meter disajikan melalui simbol-simbol.

Nah, semoga rangkaian penjelasan tentang penggunaan multimeter digital tadi bisa membantu Anda ya. Masih dalam alat ukur fisika, berikut artikel mikrometer sekrup yang bisa membantu anda dalam memahaminya lebih dalam serta alat ukur fisika jangka sorong.

GRABCUT INTERACTIVE FOREGROUND EXTRACTION USING ITERATED GRAPH CUTS PDF

Cara Menggunakan Multimeter / Multitester

.

JOVO TOSEVSKI PDF

Bagian dan Cara Menggunakan Multimeter ( Digital/Analog)

.

DESTINAZIONE TOKIO HOTEL PDF

.

Related Articles