CERITA SILAT CHIN YUNG PDF

Jin Yong, atau Chin Yung dalam lafal Hokkian, adalah nama pena yang kemudian lebih terkenal dari pada nama aslinya. Dalam pergaulan internasional, pria ini menggunakan nama Louis Cha. Pada mulanya Chin Yung mengejar karier sebagai diplomat, namun akhirnya beralih ke bidang jurnalisme. Ia mengawalinya sebagai wartawan harian Ta Kung Pao di Shanghai, lalu dikirim ke kantor cabang di Hongkong. Saat itu perkembangan industri film di Hongkong sudah tergolong maju.

Author:Tumi Nagul
Country:Comoros
Language:English (Spanish)
Genre:Literature
Published (Last):13 November 2009
Pages:248
PDF File Size:13.24 Mb
ePub File Size:19.73 Mb
ISBN:445-6-50958-408-5
Downloads:94822
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Daigore



Jin Yong, atau Chin Yung dalam lafal Hokkian, adalah nama pena yang kemudian lebih terkenal dari pada nama aslinya.

Dalam pergaulan internasional, pria ini menggunakan nama Louis Cha. Pada mulanya Chin Yung mengejar karier sebagai diplomat, namun akhirnya beralih ke bidang jurnalisme.

Ia mengawalinya sebagai wartawan harian Ta Kung Pao di Shanghai, lalu dikirim ke kantor cabang di Hongkong. Saat itu perkembangan industri film di Hongkong sudah tergolong maju.

Hal ini menarik minatnya untuk menulis ulasan tentang perfilman yang kemudian menjadi dasarnya menulis cerita silat. Pada tahun Jin Yong menulis novel cerita silat pertamanya berjudul Books and Swords.

Ceritanya dimuat di harian Xin Wan Bao di Hongkong sebagai cerita seri dan mendapat sambutan yang baik dari pembaca. Ia kemudian membuka perusahaan koran sendiri bernama Ming Pao Daily, dimana ia memastikan hanya memuat ceritanya disitu. Demi membaca ceritanya, banyak orang membeli harian miliknya itu. Hasil karya cerita silatnya tidak terlalu banyak, tetapi rata-rata bermutu tinggi.

Novel cerita silat karangan Chin Yung mendapat popularitas internasional sehingga diterjemahkan dalam beberapa bahasa, antara lain Inggris, Perancis, Korea, Jepang, Indonesia, Vietnam, Malaysia, Thailand, dan Myanmar. Hasil karyanya juga diangkat ke layar lebar, serial TV, komik, bahkan video games.

Hingga saat ini karya-karya Chin Yung menempati peringkat teratas sebagai novel cerita silat paling laris dengan penjualan lebih dari juta copy. Chin Yung banyak memasukkan unsur sejarah dalam karangannya. Dia amat pandai menyisipkan tokoh kocak dan membangun suasana segar di antara ketegangan jalan cerita. Dengan bahasa yang lincah, cerita panjangnya terasa tidak membosankan sama sekali.

Novel cerita silat terakhirnya dirilis tahun dan ia bersumpah tidak akan menulis novel cerita silat lagi. Biarpun begitu namanya terus dikenang para penikmat novel Wuxia. Salju turun kala memanah rusa putih. Sambil tertawa, menulis cerita kepahlawanan dan bersandar pada kekasih. Selamat membaca dan berpetualang di rimba kangouw. Share this post.

GRABCUT INTERACTIVE FOREGROUND EXTRACTION USING ITERATED GRAPH CUTS PDF

Download Cerita Silat Karya Chin Yung (Jin Yong) Lengkap

Tanpa sifat yang aneh itu, tak mungkin ia hidup didalam kolam dingin. Kalau dagingnya dimakan orang biasa, orang itu akan segera mati dengan mengeluarkan darah dari hidung, mulut dan kupingnya. Racun dingin itu kebentrok dengan racun panas dari sang kodok dan racun panas buyar, racun dinginpun ikut mereda. Tapi Boe kie sendiri tak tahu terjadinya kejadian yang sangat kebetulan itu. Ia merasa sekujur tubuhnya lelah dan letih, rasa mengantuk menguasai dirinya.

AD9510 DATASHEET PDF

Cerita Silat Karya Chin Yung dan Khu Lung

Jin Yong, atau Chin Yung dalam lafal Hokkian, adalah nama pena yang kemudian lebih terkenal dari pada nama aslinya. Dalam pergaulan internasional, pria ini menggunakan nama Louis Cha. Pada mulanya Chin Yung mengejar karier sebagai diplomat, namun akhirnya beralih ke bidang jurnalisme. Ia mengawalinya sebagai wartawan harian Ta Kung Pao di Shanghai, lalu dikirim ke kantor cabang di Hongkong. Saat itu perkembangan industri film di Hongkong sudah tergolong maju.

CALEB LEE SUPERDIET PDF

Jilid 2, Bagian 1

Jin Yong, atau Chin Yung dalam lafal Hokkian, adalah nama pena yang kemudian lebih terkenal dari pada nama aslinya. Dalam pergaulan internasional, pria ini menggunakan nama Louis Cha. Pada mulanya Chin Yung mengejar karier sebagai diplomat, namun akhirnya beralih ke bidang jurnalisme. Ia mengawalinya sebagai wartawan harian Ta Kung Pao di Shanghai, lalu dikirim ke kantor cabang di Hongkong. Saat itu perkembangan industri film di Hongkong sudah tergolong maju.

Related Articles