KEMITRAAN BIDAN DAN DUKUN BAYI PDF

Ini berarti seorang ibu meninggal hampir setiap menit karena komplikasi kehamilan dan persalinan dr. Nugraha, Kematian dan kesakitan ibu sebenarnya dapat dikurangi atau dicegah dengan berbagai usaha perbaikan dalam bidang pelayanan kesehatan obstetric. Pelayanan kesehatan tersebut di nyatakan sebagai bagian integral dari pelayanan dasar yang akan terjangkau seluruh masyarakat. Penurunan Angka Kematian Bayi merupakan progaram prioritas yang perlu mendapatkan perhatian karena kematian bayi mempunyai kontribusi yang sangat besar terhadap peningkatan Angka Harapan Hidup.

Author:Dataxe Gagrel
Country:Croatia
Language:English (Spanish)
Genre:Automotive
Published (Last):28 September 2009
Pages:462
PDF File Size:8.17 Mb
ePub File Size:20.47 Mb
ISBN:929-8-70409-180-3
Downloads:45208
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Takree



Memberikan penyuluhan yang berhubungan dengan kesehatan ibu Tanda Bahaya Kehamilan, Persalinan dan sesudah melahirkan. Membantu Bidan dalam memfasilitasi keluarga untuk menyepakati isi Stiker, termasuk KB pascamelahirkan. Bersama dengan Kades, Toma membahas tentang masalah calon donor darah, transportasi dan pembiayaan untuk membantu dalam menghadapi kegawatdaruratan pada waktu hamil, bersalin dan sesudah melahirkan.

Menganjurkan suami untuk mendampingi pada saat pemeriksaan kehamilan, persalinan, dan sesudah melahirkan. Menganjurkan pemberian ASI eksklusif pada bayi sampai usia 6 bulan. Sasaran promosi kesehatan adalah individu, keluarga, masyarakat, dan petugas pelaksana program. Syafrudin, Promosi Bidan Siaga merupakan salah satu cara untuk melakukan promosi bidan siaga, yaitu dengan melakukan pendekatan dengan dukun bayi yang ada di desa untuk bekerja sama dalam pertolongan persalinan. Bidan dapat memberikan imbalan jasa yang sesuai apabila dukun menyerahkan ibu hamil untuk bersalin ke tempat bidan.

Dep Kes RI. Ketrampilan tersebut diperoleh secara turun temurun, belajar secara praktis atau cara lain yang menjurus kearah peningkatan ketrampilan serta melalui tenaga kesehatan.

Dukun bayi juga merupakan seseorang yang dianggap terampil dan dipercaya oleh mayarakat untuk menolong persalinan dan perawatan ibu dan anak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Meilani, Niken dkk. Mereka memberikan pelayanan khususnya bagi ibu hamil samapi dengan nifas secara sabar.

Apabila pelayanan selesai mereka lakukan, sangat diakui oleh masyarakat bahwa mereka memiliki tarif pelayanan yang jauh lebih murah dibandingkan bidan. Umumnya masyarakat merasa nyaman dan tenang bila persalinannya ditolong oleh dukun bayi atau lebih dikenal dengan bidan di kampong, akan tetapi ilmu kebidanan yang dimiliki oleh dukun bayi tersebut sangat terbatas karena didapatkan secara turun temurun tidak berkembang.

Pembinaan Dukun Bayi Pembinaan adalah suatu usaha yang dilakukan oleh seseorang, masyarakat, pemerintah dalam rangka meningkatkan ketrampilan dan mempersempit kewenangan sesuai dengan fungsi dan tugasnya.

Ambarwati, Eny. Tujuan Pembinaan Dukun Bayi Untuk meningkatkan status dukun, maka di lakukan upaya pelatihan dan pembinaan dukun dengan tujuan :. Agar mereka memiliki pengetahuan dan ide baru yang dapat di sampaikan dan diterima oleh anggota masyarakat.

Memperbesar peran dukun bayi dalam program KB dan pendidikan kesehatan di berbagai aspek kesehatan reproduksi dan kesehatan anak. Manfaat Pembinaan dan Kemitraan Dukun Meningkatkan mutu ketrampilan dukun bayi dalam memberikan pelayanan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Meningkatkan kerjasama antara dukun bayi dan bidan.

Meningkatkan cakupan persalinan dengan petugas kesehatan. Upaya Pembinaan Dukun Bayi Masyarakat masih menganggap dukun sebagai tokoh masyarakat yang patut di hormati, memiliki peranan penting bagi ibu — ibu di desa. Oleh karena itu, di butuhkan upaya agar bidan dapat melakukan pembinaan dukun. Beberapa upaya yang dapat di lakukan bidan di antaranya adalah : Melakukan pendekatan dengan para tokoh masyarakat setempat.

Melakukan pendekatan dengan para dukun. Memberikan pengetahuan kepada para dukun tentang pentingnya persalinan yang bersih dan aman. Membina kemitraan denga dukun dengan memegang asas saling menguntungkan. Menganjurkan dan mengajak dukun merujuk kasus — kasus risiko tinggi kehamilan kepada tenaga kesehatan.

CATHLEEN NI HOULIHAN PDF

KEMITRAAN BIDAN DAN DUKUN BAYI : Sebuah Inovasi dalam Pelayanan Publik

Bila angka kematian ibu masih tinggi berarti pelayanan kesehatan ibu belum optimal. Sebaliknya bila AKI rendah berarti pelayanan kesehatan ibu sudah baik. Buku panduan Bidan Tingkat Desa tahun , menunjukkan bahwa tujuan utama penempatan bidan di desa adalah meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dalam rangka menurunkan angka kematian ibu, bayi dan balitanya, dan angka kelahiran serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup sehat. Sasaran penempatan BDD yaitu desa yang mempunyai masalah kesehatan yang lebih besar seperti tingkat kematian ibu, bayi dan anak balita yang tinggi serta angka kelahiran yang tinggi. Persalinan merupakan kejadian fisiologis yang prosesnya dapat berjalan dengan aman jika penolong persalinan dapat memantau persalinan untuk mendeteksi dini terjadinya komplikasi. Safe motherhood th , salah satu terobosannya adl menempatkan bidan di setiap desa dan melatih dukun dilengkapi dg dukun kit, shg diharapkan dukun mampu dan mau menerapkan persalinan 3 bersih bersih tempat, alat, dan cara. Dalam lingkungan, dukun merupakan tenaga terpercaya dalam segala soal yang terkait dengan reproduksi wanita.

CERFA 13750 3 PDF

Pengertian Kemitraan Bidan dan Dukun

Kematian dan kesakitan ibu hamil, bersalin,nifas dan bayi baru lahir masih merupakan masalah besar negara berkembang termasuk Indonesia. WHO memperkirakan diseluruh dunia setiap tahunnya lebih dari Menanggapi masalah kematian ibu yang demikian besar, tahun untuk pertama kalinya di tingkat Internasional diadakan konferensi tentang kematian ibu di Nairobi, Kenya yang menyepakati peningkatan upaya bagi kesehatan ibu atau Safe Motherhood. Program Safe Motherhood mulai tahun , salah satu terobosannya adalah menempatkan tenaga bidan di setiap desa dan melatih dukun serta dilengkapi dengan dukun kit , sehingga diharapkan dukun yang sudah dilatih mampu dan mau menerapkan persalinan 3 bersih bersih tempat, alat dan cara. Upaya Making Pregnancy Safer MPS dengan 3 pesan kunci yaitu 1 setiap persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih 2 setiap komplikasi obstetric dan neonatal ditangani mendapat pelayanan adekuat 3 setiap wanita usia subur mempunyai akses terhadap pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan dan penanganan komplikasi.

LIMON BLUES ANACRISTINA ROSSI PDF

KEMITRAAN BIDAN DAN DUKUN

Kemitraan Bidan dan Dukun Kemitraan bidan dan dukun merupakan bentuk kerjasama yang dilakukan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Kemitraan bidan dan dukun ini harus terjaga dengan baik agar semua tujuan dapat tercapai yaitu terutama dapat menyelamatkan ibu dan bayi pada saat proses persalinan. Kemitraan bidan dan dukun dapat diwujudkan dengan kerjasama dan bagi hasil pelayanan. Kemitraan bidan dandukun dapat terjadi dengan adanya rasa saling percaya dan bersikap terbuka diantara keduanya. Selain itu dalam melaksanakan kemitaan bidan dandukun, keduanya dituntut bertindak sesuai dengan kewenangan dan kompetensinya. Alat Kebidanan Gunting Episotomi Peran dalam Kemitraan Bidan dan Dukun Kemitraan bidan dan dukun dapat terjalin dengan baik apabila diantara keduanya dapat menjalankan perannya masing-masing.

FICHA HEDONICA BEBIDA ISOTONICA PDF

Tingginya angka kematian ibu dan bayi di Indonesia merupakan masalah yang mendapat perhatian besar dari pemerintah. Bahkan sebelum hal ini dimasukkan dalam target Millenium Development Goals yang disetujui oleh negara anggota PBB untuk dapat dicapai di tahun , angka kematian ibu dan bayi sudah dijadikan sebagai indikator penting untuk melihat derajat kesehatan masyarakat. Menurut Bappenas, dalam sektor kesehatan tantangan terbesar terletak pada target untuk menurunkan angka kematian ibu AKI 1. Beberapa kasus kematian ibu melahirkan terjadi akibat adanya pendarahan, keracunan, infeksi, aborsi, dll. Sedangkan kematian bayi baru lahir disebabkan karena berat bayi lahir rendah, kesulitan bernafas saat lahir, tetanus, infeksi, masalah pemberian makanan, dll. Berbagai alasan medis tersebut secara tidak langsung dipengaruhi oleh beberapa faktor disekitarnya misal terbatasnya tenaga kesehatan di daerah, kondisi geografis daerah yang susah dicapai, faktor budaya yang masih tradisional, serta faktor ekonomi dan pendidikan yang masih rendah. Berbagai latar belakang tersebut banyak mendorong masyarakat Indonesia untuk menggunakan jasa tenaga non medis dalam menolong persalinannya 74 Lembaga Administrasi Negara, 3 misalnya tenaga dukun bayi.

Related Articles